Senin, 01 Januari 2018

Menemani Anaknya Tidur, Ibu Ini Kaget Saat Buka CCTV Ternyata Jam 3 Dinihari Anak Melakukan Hal Mengejutkan!

 
Kemajuan teknologi memungkinkan kita untuk memonitor keadaan.
Terutama mengontrol sekitar dengan menggunakan sebuah perangkat kamera pengawas yang dikenal dengan sebutan CCTV.
Kini cukup banyak ibu rumah tangga yang menggunakan alat ini untuk mengawasi gerak gerik anak-anak di rumah, begitu pula dengan ibu yang satu ini.
CCTV di kamar tidurnya menangkap aksi anaknya yang terbangun saat jam 3 subuh.
Awalnya sang anak meletakkan tangan di kepala ibunya, tak lama kemudian ia mulai menggunakan kakinya!
Melihat sang ibu tak bereaksi apa-apa, anak ini pun mulai mendorong kepala ibunya!
Berikut ini cuplikannya!
Akhirnya ia pun mengeluarkan jurus pamungkasnya:
menarik rambut ibu!
Sang ibu sepertinya sangat lelah, sampai-sampai ia hanya balik badan saja kemudian lanjut tidur.
Namun demikian, Anak ini tetap tak menyerah, ia kembali merambat mendekati ibunya kemudian terus menarik-narik rambut sang ibu.
Sang ibu akhirnya menyerah, ia hanya diam tak berdaya dan membiarkan anaknya terus menarik rambutnya.
Buat ibu-ibu di luar sana yang mengalami hal serupa, yang semangat yah jaga anaknya!
Jangan lupa bagikan kisah ini sebanyak-banyaknya!

Astaga! Dalam Sekejap Lelaki Ini Lumpuh, Ternyata Tiap Malam Sebelum Tidur Ia Sering Melakukan Hal Ini, Jangan Ditiru!

 
Di jaman teknologi seperti sekarang ini, nampaknya sangat sulit jika kita harus meninggalkan ponsel untuk beberapa waktu atau ketika melakukan aktivitas tertentu.
Ponsel sekarang ini sudah menjadi hal wajib dalam kehidupan manusia.
Tidak peduli di mana dan kapan pun seperti ke toilet, makan, dan berlanjut sampai menjelang tidur.
Bermain handphone sebelum tidur nampaknya sudah menjadi ritual wajib bagi orang-orang.
Tampaknya masih banyak yang belum sadar akan dampak buruk dari bermain ponsel sebelum tidur
bagi kesehatan tubuh.
Pria berumur 40 tahun bernama Wang adalah salah satunya. Setiap harinya Wang sibuk menjaga toko, karena itulah setiap malam sebelum tidur ia pasti menghabiskan waktu 2-3 jam untuk bermain ponsel.
Namun tiba-tiba Wang merasa tulang belakangnya terasa sakit, dan sedikit-sedikit mulai mengalami mati rasa dari tubuh bagian dada sampai kaki.
Ia bahkan tidak memiliki cukup tenaga untuk berdiri.
Akhirnya Wang pun memeriksakan diri ke dokter. Saat sedang mendapat penanganan dari dokter, Wang tiba-tiba merasa seluruh tubuh bagian bawahnya mati rasa, bahkan ia tidak bisa merasakan ketika ingin buang air.
Dokter mengatakan kalau setiap harinya karena sibuk menjaga toko, Wang sering duduk atau melakukan kegiatan dalam posisi menundukkan kepala.
Ditambah lagi dengan kebiasaan bermain ponsel di malam hari, tulang belakang pun mendapat tekanan yang lebih parah lagi dan otot leher pun menjadi tegang.
Wang di diagnosis menderita penyakit spondilosis servikal  yang disebabkan oleh penyempitan ruang di daerah yang melewati sumsum tulang belakang dan urat saraf.
Sebenarnya penyakit ini biasa muncul pada orang yang sudah berusia lanjut,
tapi penyakit ini juga dapat muncul karena kebiasaan Wang yang selalu memainkan ponsel sebelum tidur.
Untungnya setelah mendapat penanganan medis, kondisi Wang berangsur-angsur membaik dan kelumpuhan yang dialaminya juga tidak akan permanen.
Maka dari itu, kita tidak boleh terlalu lama bermain ponsel.
Jika ingin memainkan ponsel, usahakan agar mata jangan terlalu sering melihat ke bawah dan menatap ponsel.
Dalam kondisi duduk atau berdiri tempatkan ponsel di depan dada, jangan sejajar dengan perut.
Siapa sangka ternyata aktivitas yang terlihat ringan ini justru seperti memberikan beban sekitar 27 kilogram pada tulang belakang.
Selain dapat menyebabkan gangguan tulang belakang, bermain ponsel sebelum tidur juga membuat otak menjadi lelah, mata rusak, gangguan saraf, dan obesitas.
Maka dari itu, sebaiknya hindari bermain ponsel sebelum tidur agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Baru Saja Gajian, Pria ini Didekati Seorang Pengemis, Saat Diberi 10 Ribu Ia Malah Dengar Jawaban Mengejutkan!

 
Berbagi dengan sesama, terutama yang membutuhkan, memang merupakan hal yang sangat indah.
Bisa ikut berbagi dengan mereka yang membutuhkan tentunya akan menimbulkan kebahagiaan tersendiri bagi siapapun yang melakukan serta yang menerimanya.
Berbagi dengan sesama juga merupakan bentuk syukur kita kepada Sang Pencipta atas semua rezeki yang telah kita dapatkan.
Sayangnya, tidak sedikit dari kita justru terlena dan lupa bahwa setiap rezeki yang kita dapat juga terkandung hak milik kaum miskin atau mereka yang membutuhkan.
Kisah berikut ini dapat menjadi pelajaran bagi kita bahwa berbagi dengan sesama akan selalu menimbulkan dampak positif.
Selain itu jangan pernah takut untuk bersedekah karena setiap sedekah yang kita keluarkan akan bermanfaat baik bagi kita kelak.
===
Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya.
Dia bernama Budiman.
Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan.
Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya.
Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah.
Wanita pengemis itu lalu menerimanya.
Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya.
Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
===
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan.
Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya.
Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin.
Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO.
Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya.
Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM.
Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya.
Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet.
Uang itu kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
===
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia.
Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan:
"Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga.”
”Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga.”
”Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah.”
”Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah.”
”Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
===
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan.
Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja.
Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu.
Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
===
Deggg...!!!
Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang.
Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan.
Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu.
Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman.
Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu.
"Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"
===
Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis.
Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu.”
”Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah.”
”Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita.”
”Panjaaaang sekali ia berdoa!
“Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur.”
“Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah.”
“Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum.”
“Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.”
“Bu..., aku malu kepada Allah!”
“Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku.”
“Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."
===
Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes.
Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba.
Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu…
===

Sumber : tribunnews.com

Inilah Ramalan 2018, 2 Peristiwa Besar Akan Terjadi Bahkan Sampai Mengubah Dunia!

 
Baba Vanga, seorang mistikus buta yang berasal dari Bulgaria ini diklaim oleh para pengikutnya bakal meramalkan sebuah peristiwa besar yang akan merubah dunia di tahun 2018 ini. wah kira-kira apa ya?
Ramalan tahun 2018 yang dikemukakan oleh Baba Vanga itu adalah China mengambil alih posisi Amerika Serikat sebagai kekuatan super dunia, serta bentuk energi baru yang akan ditemukan di planet Venus.
Baba Vanga sesungguhnya telah meninggal dunia pada tahun 1996 silam di usianya yang mencapai 85 tahun, namun ia diklaim para pengikutnya dan kalangan ahli teori konspirasi telah membuat semua ramalan jitu puluhan tahun sebelum hal itu terjadi, dan salah satunya adalah Ramalan tahun 2018 ini.

Disarankan Jangan Berkendara pada 2 Januari 2018 Malam, Ini Penjelasannya!

 
British Medical Journal mengeluarkan imbauan agar menghindari berkendara pada malam 2 Januari 2018 mendatang. Ada alasan mengapa British Medical Journal mengeluarkan maklumat ini.
Diperkirakan pada malam itu, kejadian kecelakaan fatal akan meningkat 5% dibanding dengan malam-malam lainnya. Hal ini terkait dengan kondisi alam saat itu akan terjadi full moon alias bulan purnama.
Dalam laporannya di British Medical Journal, Donald Redelmeier dan Eldar Shafir menerangkan sejak 1975 hingga 2014 telah terjadi 494 full moon.
Dalam kurun waktu tersebut terjadi 4.494 kecelakaan fatal di saat full moon.
"Artinya dalam setiap full moon terjadi 9,1 kali kecelakaan fatal dari malam hingga pagi," kata Donald Redelmeier dan Eldar Shafir yang meneliti di Amerika Serikat.
Sedangkan pada saat malam biasa, ratio kecelakaan lebih kecil yakni 8,6 kecelakaan fatal.
Penulis sendiri tak tahu pasti apa penyebab pastinya. Bisa jadi pengendara terganggu dengan menatap bulan.
Bisa juga karena tanggal 2 Januari merupakan hari pertama setelah libur panjang tahun baru.
Jadi disarankan gunakan bus untuk menuju ke rumah!
Boleh percaya, boleh juga tidak. 
Semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan!

Kok Bisa? Rombongan Pengantin Terkejut, Saat Menuju ke Rumah Mempelai Pria, Jalan yang Dilaluinya Tiba-tiba

 
Sudah menjadi kebiasaan, di setiap  pernikahan sanak saudara akan datang berkunjung.
Mereka akan menyempatkan waktu untuk menghadiri acara pernikahan.
Walau tempatnya jauh dan terpencil tak menjadi masalah.
Seperti rombongan pengantin satu ini.
Mereka sedang perjalanan menuju ke pengantin pria.
Rumah pengantin pria berada di desa yang terpelosok.
Jalannya cuma bisa dilewati oleh satu mobil.
Maka dari itu, mobil rombongan harus mengantre dan jalan perlahan.
Namun, saat di tengah perjalanan ada insiden mengejutkan.
Dilansir dari Harian Metro jalan yang dilewati rombongan pengantin itu tiba-tiba runtuh.
Akibatnya mobil rombongan pengantin itu terperosok ke tepi jalan.
4 mobil rombongan pengantin itu bahkan tebalik posisinya.
undefined
Mobil yang jatuh
Insiden ini terjadi di Malayisa.
Beruntung kejadian ini tak memakan korban jiwa,
Semua penumpang selamat dan hanya mobil yang mengalami kerusakan.
Menurut informasi jalan itu tuntuh karena itu sudah terlalu lama dibangun.
undefined
Mobil yang jatuh
Jalan itu merupakan jalan pribadi.
Kondisinya yang rapuh sehingga tak bisa menahan beban kendaraan yang melewatinya.
Namun sungguh membingungkan, kok bisa terjadi tepat di hari menjelang pernikahannya ya?!

Sabtu, 06 Mei 2017

Jangan Merasa Lebih Baik Daripada Orang Lain, Karena Sejatinya Allah Sedang Menutup Aibmu

Seseorang itu biasanya paling suka dipuji jika meraih prestasi. Wajar, karena memang manusia memiliki kebanggan tersendiri jika mendapat pujian. Apalagi, pujian itu datang dari orang yang dicintainya.

Jangan Merasa Lebih Baik Daripada Orang Lain, Karena Sejatinya Allah Sedang Menutup Aibmu


Nah, bagi seorang karyawan, betapa senangnya jika mendapat sanjungan dari atasannya. Bagi pimpinan, juga merasakan hal yang sama, jika mendapatkan pujian dari anak buahnya, apalagi yang memberikan pujian adalah orang yang disukainya.

Soal puji memuji, bagi manusia itu sudah biasa, yang tidak boleh itu saat mendapatkan pujian dari rekan kerja, kerabat, tetangga, membuat lupa diri. Kemudian merasa lebih baik, sombong sekaligus lupa dengan dzat yang maha dipuji yaitu Allah SWT. Ketika lupa diri, maka Allah SWT akan mencabut kenikmatan, keindahan, keberhasilan serta prestasi yang diperolehnya.

Kisah menarik dari penuturan Rasulullah SAW, yang diceritakan dalam kitab shahih Bukhori. Dulu, ada tiga orang yang sakit, yaitu kepalanya tidak tumbuh rambut (botak), kulit rusak (kusta), serta tidak bisa melihat (buta).

Ketiganya sudah berusaha sekuat tenaga (ikhtiayar) berobat, serta berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan.

Sampai suatu ketika Allah SWT mengirimkan kepada mereka malaikat dengan menyamar menjadi manusia yang bisa mengobatinya.

Datanglah Malaikat itu kepada lelaki yang botak kepalanya. Lalu menawarkan diri akan mengobatinya. Dengan senang hati, si Botak itu sangat bahagia. Rupanya, sekali oles saja, kepalanya langsung sembuh, dan tumbuhlah rambut. Si Botak itu terlihat ganteng dan keren.

Kemudian Malaikat yang menyamar menjadi manusia itu bertanya “sekarang kamu ingin apa? Laki-laki yang baru sembuh dan tumbuh rambutnya mengatakan “saku pingin kaya”. Tidak lama kemudian, Malaikat memberinya seekor onta untuk dirawat agar terus berkembang.

Tidak lama kemudian, laki-laki yang sudah ganteng itu menjadi kaya raya karena ternaknya banyak. Rupanya, kegantengan dan kekayaan yang dimilikinya membuat dirinya semakin percaya diri. Sampai suatu ketika, Allah SWT mengutus seorang Malaikat dengan menyamar menjadi sosok yang lemah, miskin dan kekurangan datang kepada laki-laki kaya dan ganteng itu.

Kemudian Malaikat yang nyamar menjadi laki-laki miskin meminta kepada Si Botak yang sudah kaya “Pak….tolonglah saya, saya ini orang miskin dan tidak punya apa-apa. Saya ingin meminta ontanya untuk kebutuhan hidup saya”.

Mendengar rintihan itu, Si Botak yang sudah kaya menjawab “jangan,…minta kok satu onta”. Kamu tahu, saya bisa kaya seperti ini karena kerja keras. Apa yang saya miliki, merupakan hasil dari prestasi kerja saya selama bertahun-tahun. Maka, jangan seenaknya minta-minta.

Mendengar ucapakan kasar dari pemilik Onta, maka Malaikat yang menyamar menjadi manusia itu menegadahkan tanganya, bermunajat kepada Allah SWT seraya berdoa “ Ya Allah …..kembalikanlah orang ini seperti semula”. Seketika itu, laki-laki kaya yang rambutnya tumbuh, tiba-tiba kembali rontok.Ternaknya juga mati semua. Dia kembali hidup dalam kemiskinan dan dalam kondisi sakit.

Orang kaya jika bangga dengan prestasinya, lupa bahwa yang memberikan kekayaan itu adalah Allah, jika Dia berkehendak suatu saat bisa dicabut kekayaannya. Orang ganteng yang tidak bersyukur, juga akan dicabut kegantengannya, begitu juga wanita cantik. Orang yang sukses dalam karir, bangga dengan prestasinya, lupa akan jati dirinya, maka Allah SWT berhak untuk mencabutnya.

Begitu juga dengan para pemimpin yang sombong dan meremehkan orang lain.

Sejatinya, semua itu adalah kehendak Allah SWT. Tidak ada satupun daun yang jatuh, kecuali atas pengetahuan Allah SWT.

Jadi, jangan pernah merasa lebih baik dari yang lain, sementara setiap hari menyalahkan orang lain. Bukankah, semua yang ada di alam semesta ini merupakan kehendak Allah SWT. Maka, semua terserah Allah SWT. Jika ingin selamat dunia akhirat, Seorang hamba harus mengabdikan dirinya kepada Allah SWT secara totalitas dan bertawakal hanya kepada-Nya.

Lalu Apa Yang Harus Disombongkan, Jika Semua Kebaikan Yang Nampak Hanya Karena Allah Menutup Semua Aib Kita?

Karena manusia tidak mungkin terlepas dari dosa sekecil apapun. Kalau bukan karena kebaikan Allah yang menutup aib dan borok yang telah kita lakukan selama ini, bisa jadi kita tidak akan berani berjalan di atas muka bumi, saking malunya dengan dosa dan aib yang telah kita lakukan.

Wallahu A'lam.